KOTA MALANG — Perum Jasa Tirta I dan Lazismu memperkuat sinergi dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan melalui kegiatan silaturahmi dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), sekaligus menindaklanjuti penyerahan dana bantuan kebencanaan Aceh dan Sumatra yang telah dilakukan sebelumnya. Kerja sama ini mencerminkan komitmen kedua lembaga dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat terdampak bencana dan isu sosial lainnya.
Penandatanganan MoU tersebut berlangsung sebagai bagian dari rangkaian kegiatan yang mempererat hubungan strategis antara Perum Jasa Tirta I dengan Lazismu, termasuk jaringan Lazismu Jawa Timur dan Lazismu Kota Malang. Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada respons darurat, tetapi juga pada program sosial jangka panjang yang berdampak bagi masyarakat luas.
Sebelumnya, pada akhir Desember 2025, Perum Jasa Tirta I melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) menyalurkan donasi sebesar Rp 200 juta kepada Lazismu Kota Malang untuk mendukung pemulihan infrastruktur pendidikan di wilayah terdampak bencana Aceh dan Sumatra. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya tanggap bencana akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, dengan fokus utama pada rehabilitasi fasilitas pendidikan agar anak-anak dapat kembali belajar di tempat yang layak.
Lebih dari sekadar bantuan sesaat, dukungan ini digulirkan sebagai bentuk solidaritas dan tanggung jawab sosial perusahaan melalui dana CSR dan zakat perusahaan. Penyaluran bantuan dilakukan melalui Lazismu sebagai mitra strategis agar distribusi bantuan dapat tepat sasaran dan memberi dampak maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sebagai lanjutan dari kerja sama tersebut, MoU antara Perum Jasa Tirta I dan Lazismu dirancang untuk memperluas jangkauan program sosial, termasuk inisiatif pencegahan stunting yang telah dilaksanakan bersama RS Islam Aisyiyah Malang (RSIAM). Program tersebut mencakup pemeriksaan oleh dokter spesialis anak, edukasi gizi kepada orang tua, serta pendampingan nutrisi selama tiga bulan bagi anak-anak di wilayah mitra program.
Sinergi kedua lembaga juga mencakup penyaluran dana kedermawanan atau CSR Perum Jasa Tirta I melalui Lazismu kepada masyarakat yang membutuhkan, baik dalam bentuk bantuan pangan, layanan kesehatan, maupun kegiatan pemberdayaan sosial.
Sementara itu, Andriana Kartikasari menyampaikan bahwa Perum Jasa Tirta I merasa optimistis dapat terus bersinergi dengan Lazismu dan Muhammadiyah dalam berbagai program kemanusiaan. Ia menilai banyak program sosial Perum Jasa Tirta I dapat disalurkan secara tepat sasaran melalui jaringan Lazismu yang luas.
Dengan kolaborasi ini, kedua pihak berharap program-program sosial dan kemanusiaan dapat terus berkembang dan memberi manfaat signifikan bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.