Bumiayu, 4 September 2026 — Lazismu Kota Malang menyerahkan donasi tahap awal pembangunan kembali Masjid Muhammadiyah Al-Ishlah Bumiayu sebesar Rp82.300.024 kepada Panitia Pembangunan Masjid Al-Ishlah. Penyerahan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mendukung proses pemulihan dan pembangunan kembali masjid yang mengalami kerusakan parah hingga sebagian besar bangunannya ambruk.
Penyerahan donasi tersebut dihadiri oleh Ketua PCM Kedungkandang, Ustadz Hamzah, dan Ketua PRM Bumiayu, Bapak Firman, serta Panitia Pembangunan Masjid Al-Ishlah.
Donasi tahap awal ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan awal dalam proses pembangunan kembali Masjid Muhammadiyah Al-Ishlah. Dukungan tersebut sekaligus menjadi wujud kepedulian dan semangat gotong royong untuk mengembalikan fungsi masjid sebagai tempat ibadah dan ruang kegiatan masyarakat.
Sebelumnya, pada 17 Agustus 2026, Masjid Muhammadiyah Al-Ishlah Bumiayu mengalami kerusakan parah hingga sebagian besar bangunan ambruk. Bagian kubah dan bangunan utama turut mengalami keruntuhan, sementara material bangunan dan puing-puing memenuhi area masjid.
Akibat kondisi tersebut, aktivitas ibadah dan kegiatan masyarakat untuk sementara dialihkan ke Gedung TPQ Al-Ishlah. Di tengah keterbatasan, warga tetap berupaya menjaga aktivitas keagamaan sekaligus melakukan pembersihan dan penataan area masjid.
Penyerahan donasi dari Lazismu Kota Malang menjadi salah satu langkah awal dalam perjalanan pembangunan kembali Masjid Al-Ishlah. Namun, proses pemulihan masih membutuhkan dukungan dan kepedulian dari berbagai pihak agar pembangunan dapat berjalan hingga selesai.
Setiap dukungan yang diberikan bukan sekadar membantu membangun kembali sebuah bangunan, tetapi turut menghadirkan kembali ruang ibadah, pembinaan umat, dan kebersamaan bagi masyarakat Bumiayu.
Mari bersama bergotong royong membangun kembali Masjid Muhammadiyah Al-Ishlah Bumiayu. Salurkan melalui:
https://www.lazismukotamalang.com/donasi/back-to-masjid
InsyaAllah, setiap rupiah yang dititipkan menjadi bagian dari amal jariyah yang terus mengalir.